Tampilkan postingan dengan label inspirasi ku dan renungan ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi ku dan renungan ku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Juni 2014

Hidup lebih berarti

Bismillahirromanirrohim

Hidup di dunia adalah kehidupan yang mesti berakhir. Tak bisa tidak, manusia pasti bertemu dengan ajalnya. Sempitnya waktu kita di atas bumi ini, maka sepatutnya kita mengetahui apa sebenarnya "target" kita di dunia ini agar kita fokus dalam mencapainya.

Dalam mengisi kehidupan ini, saya mendapat inspirasi dari seorang tetangga seberang RT, yakni bapak Marlin. Bagi saya kehidupan beliau sangatlah bersahaja, sederhana tapi banyak memberi arti pada orang-orang sekitar beliau. 

Disaat berpapasan dengan beliau, saya sering kali berucap pada suami, mudah-mudahan kita suatu saat diberi Allah kesempatan untuk dapat melakukan aktivitas yang seperti beliau lakukan dalam mengisi sisa hidup ini. Bagi saya beliau telah menginspirasikan sekali 

Setiap pagi saat berangkat kerja, saya dan suami sering kali bertemu beliau keluar dari mesjid bersama lansia-lansia yang baru saja selesai membaca Al-Quran bersama dan belajar Al-Quran bersama. Setiap  hari selesai shalat subuh, beliau mengajarkan para lansia untuk memperlancar  baca  Al-Quran. Subhanallah.... awal pagi beliau sudah diawali dengan melakukan  suatu kebaikan untuk sesama. 

Sejak beliau pensiun, akvitasnya banyak dilakukan di sekitar rumah, di awali dengan mengajarkan lansia untuk  belajar membaca Al-Quran, dan mengajak para lansia membaca Al-Quran bersama-sama...... Subhanallah, awal pagi yang indah.

Dan sering kali beliau juga menyapu jalan disekitar RT beliau tinggal. Ini sebuah ketauladanan bagi warga sekitar, yang pada akhirnya sungkan jika halaman sekitar rumah mereka belum bersih, tapi sudah di dahului oleh beliau untuk membersihkannya, jadi nggak usah pakai penyuluhan dengan pidato yang berapi-api.

Di sore hari beliau menyediakan teras rumah beliau bagi anak-anak disekitarnya untuk belajar bahasa Inggris, beliau memfasilitasi anak-anak belajar bahasa Inggris dengan gratis 2 kali seminggu. Untuk kegiatan ini beliau menyediakan beberapa orang tenaga pengajar. 

Malam hari selepas shalat magrib, beliau mengajarkan anak-anak membaca Al-Quran dan menghafal Al-Quran. Dan setiap Rabu malam, beliau juga memfasilitasi jamaah mesjid untuk belajar Fiqih  .....Subhanallah, sepanjang hari beliau melakukan sesuatu yang berarti demi meraih Rahmat dan Ridho Allah SWT.

Begitulah beliau mengisi hari-harinya dengan kesibukan yang memberi manfaat bagi orang banyak, dimana selain dengan kegiatan seperti saya ceritakan diatas, beliau juga sibuk mengurus pesantren yang beliau didirikan dan banyak lagi kegiatan kemanusian yang beliau lakukan. Jadi nggak seperti para lansia pada umumnya, hanya duduk dikursi sambil baca koran. Beliau menjalani sisa hidupnya dengan memperbanyak bekal menuju kehidupan akhirat. 

Dari beliaulah saya terinspirasi, kelak di saat saya pensiun nanti, saya ingin melakukan seperti beliau lakukan, menjalani hidup dengan sederhana, namun memperkaya jiwa. Karena kekayaan sejati itu bukanlah banyaknya harta, tapi kekayaan jiwa.

Semoga Allah memberikan saya kemudahan mengisi hidup ini dengan melakukan sesuatu berarti untuk orang banyak. Aamiin 



Sabtu, 15 Februari 2014

Bersyukur masih di beri waktu

Bismillahhirrahmanirrahim

Belum hilang rasa sedih kita semua bangsa Indonesia ini atas kehilangan 14 orang yang  tersapu awan panas dan sedih yang masih tersisa melihat saudara-saudara kita di Sumatra Utara yang masih tinggal di pengungsian pasca erupsi Gunung Sinabung, pada hari Jum'at dini hari bangsa Indonesia di kagetkan lagi dengan erupsi gunung Kelud yang tiba-tiba tanpa terlebih dahulu memperlihatkan gejala akan terjadinya erupsi dan erupsi yang terjadi jauh lebih dasyat lagi dibandingkan dengan erupsi gunung Sinabung. 

Erupsi gunung Kelud yang memuntahkan debu vulkaniknya, serta gemuruh letusannya membuat saudara-saudara kita yang berada di daerah sekitar gunung tersebut menjadi panik dan rasa was-was yang bisa kita rasakan bersama, apalagi hingga hari ini status gunung Kelud masih status awas. 

Saya melihat tayangan di televisi  erupsi gunung  tersebut, bercampur aduk perasaan melihatnya, saya dapat merasakan kepanikan, ketakutan  saudara-saudara kita disana dan mereka yang berusaha untuk ikhlas menerima musibah tersebut. Hanya berdo'a yang bisa dilakukan agar musibah ini segera berakhir dan semoga kita tidak lagi kehilangan saudara-saudara kita akibat bencana alam.

Saya hanya bisa terpaku, juga rasa was-was akan terjadi letusan yang lebih dasyat lagi nantinya seperti beberapa tahun silam yang banyak menelan korban, berharap semoga itu tak terjadi. Semoga Allah senantiasa melindungi saudara-saudara kita disana, memberikan ketabahan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini serta menaikkan derajat mereka semua dimata-Nya.

Setiap bencana / musibah yang terjadi, bagi saya adalah sebuah lecutan kecil untuk diri saya sendiri, untuk mengingatkan saya "sudah berapa banyakkah yang sudah saya siapkan untuk bekal menempuh perjalanan abadi...?". Karena perjalanan abadi itu pasti akan saya tempuh.

Hanya karena kasih-Nya  saya masih diberi waktu untuk mengumpulkan bekal untuk perjalanan abadi, apakah saya sia-siakan waktu yang tersisa ini....? Dan saya tidak tahu sampai kapan Allah memberikan waktu untuk mengumpulkan bekal tersebut. Yang harus saya lakukan adalah untuk menyegerakanya mengumpulkan bekal perjalanan abadi itu.

Lagu dari Ebiet G Ade yang selalu saya dengarkan setiap pagi selama perjalanan kekantor atau sore hari di perjalanan pulang ke rumah  yang menginspirasikan saya untuk terus berbenah diri, memperbanyak amal saleh dan melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh tidak lagi sekedar menggugurkan kewajiban tetapi untuk mengumpulkan bekal persiapan perjalanan abadi tersebut. Saya tak ingin lalai lagi, semoga Allah memberikan kemudahan untuk istiqomah.

Inilah lagu yang selalu mengingatkan saya untuk segera mengumpulkan bekal perjalanan abadi itu.

Masih ada waktu 
oleh: Ebiet G Ade

Bila masih mungkin kita menorehkan batinAtas nama jiwa dan hati tulus ikhlasMumpung masih ada kesempatan buat kitaMengumpulkan bekal perjalanan abadiHoo..oo..du..du...du..ouoo...ouoo

Kita pasti ingat tragedi yang memilukanKenapa harus mereka yang tertimbun tanahTentu ada hikmah yang harus kita petikAtas nama jiwa mari heningkan cipta

Kita mesti bersyukur bahwa kita masih diberi waktuEntah sampai kapan tak ada yang bakal dapat menghitungHanya atas kasihnya hanya atas kehendaknya kita masih bertemu matahariKepada rumpun di lalang kepada bintang gemintang

kita dapat mencoba meminjam catatanNyaSampai kapankah geranganWaktu yang masih tersisaSemuanya menggeleng semuanya terdiam semuanya menjawab tak mengertiYang terbaik hanyalah segera bersujud mumpung kita masih di beri waktu

Minggu, 01 Desember 2013

Lepaskan Bebanmu

Bismillahirromanirrohim

Seorang  pemuda, dengan satu karung besar di pundaknya, datang bertemu Kakeknya. Pemuda itu berkata ; "Kakek, saya sendiri, kesepian dan menderita dalam perjalanan jauh yang sudah membuatku letih, sepatuku sudah robek, kaki dan tanganku juga terluka, suaraku juga hilang karena berteriak, kenapa aku belum menemukan cahaya dalam kehidupan ?"

"Apa isi tasmu?" tanya sang Kakek. "Isinya sangat penting buat saya. Didalamnya ada setiap penderitaan, setiap tangisan sewaktu saya dillukai, dan setiap kerisauan. Hanya dengan itulah saya berhasil sampai disini, jelas sang pemuda itu.

Sang Kakek lalu membawa pemuda itu naik sampan menyeberangi sungai. Sesampainya diseberang, sang Kakek bertanya ; "Kamu akan memikul sampan ini untuk meneruskan perjalananmu ." 
"Apa....!!!" Sampan ini begitu berat, mana bisa saya memikulnya ?" jawab sang pemuda.

"Ya, Nak. Kamu tidak mungkin bisa memikul sampan itu". Kakek bekata; "Ketika menyeberang sungai, sampan itu sangat berguna, tetapi sesudah menyeberang, kita harus meninggalkan sampan itu untuk meneruskan perjalanan. Kalau tidak, ia akan menjadi beban hidup kita, penderitaan, kesepian, kegagalan, tangisan , air mata dan bencana, semuanya sangat berguna dalam kehidupan. Itu akan membuat kita lebih andal dan kuat untuk menghadapi tantangan hidup dimasa depan. Akan tetapi, kalau kita tidak melepaskannya, ia akan menjadi beban . Maka "Letakkan beban itu !" Kehidupan akan menjadi tidak terlalu berat",Jelas sang Kakek.

Setelah mendengar penjelaskan tersebut, pemuda itu meletakkan karungnya dan meneruskan perjalanan. Dan dia merasa langkahnya begitu ringan dan cepat. Dia baru menyadari bahwa kehidupan ini bisa dijalani dengan begitu sederhana.

Masa lalu tidak sama dengan masa depan. Pengalaman masa lalu yang baik jadikan sebagai teladan dan yang jelek jadikan sebagai pelajaran.

Sabtu, 02 November 2013

Sifat Zuhud

Bismillahirrohmanirrohiim




Rahasia Zuhud Imam Hasan Al Basri yang akan saya ingat selalu dalam keseharian ....

"Aku tahu rezekiku tidak akan bisa diambil orang lain. Karena itu hatiku pun jadi tentram"

" Aku tahu amalku tidak akan bisa diwakilkan oleh selainku. Karena itu aku pun sibuk beramal"

" Aku tahu Allah SWT selalu mengawasiku. Karena itu aku malu jika Dia Melihatku diatas kemaksiatan"

" Aku pun tahu kematian menungguku. Karena itu aku mempersiapkan bekal untuk berjumpa dengan-Nya"

Memiliki sifat Zuhud dapat membuat kita memikirkan dan merenungi akhirat. Sifat Zuhud juga mengalahkan hawa nafsu kita . Zuhud dapat menghadirkan perasaan bahwa kenikmatan duniawi tidak boleh memalingkan hati dan zikir kepada Allah subhanahu wata'ala.

Zuhud dapat memberikan pemahaman sepenuhnya bahwa dunia adalah perkara yang tidak ada maknanya dan akan cepat sirna jika dibandingkan dengan yang ada di sisi Allah subhanahu wata'ala. 

Zuhud dapat menghadirkan perasaan bahwa kehidupan di dunia sifatnya hanya sementara, sehingga dalam kehidupan sehari - hari seseorang akan menganggap cukup (kanaah) terhadap rezeki dan ketentuan Allah subhanahu wata'ala. Zuhud melahirkan sikap warak (menjaga diri agar tidak terjatuh kepada yang syubhat), tawakal (berserah diri kepada Allah), sabar, dan syukur.

Semoga saya dapat mengamalkan rahasia zuhud dari Imam Hasan Al Basri tersebut dalam keseharian saya dalam rangka menata diri... manata hati untuk menjadi lebih baik lagi .... menjadi hamba Allah yang taat.

Minggu, 06 Oktober 2013

Penerimaan Tanpa Syarat

Bismillahirromanirrohim 

Seorang ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliahnya. Kelas terakhir yang harus beliau ambil adalah Sosiologi. Sang dosen sangat inspiratif. Tugas terakhir yang diberikan ke para mahasiswanya diberi nama "SMILING". Seluruh mahasiswa diminta  untuk pergi keluar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasi reaksi mereka. Setelah itu setiap mahasiswa diminta untuk mempresentasikan di depan kelas.

Ibu dari tiga anak tersebut adalah seorang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Maka ibu tersebut berpikir dia akan mudah melakukannya. 
Setelah menerima tugas tersebut sang ibu bergegas menemui suaminya dan anak bungsunya yang sedang menunggu di tanam di halaman kampus.

Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering, maka  mereka segera meninggalkan kampus, menuju restoran yang letaknya tak begitu jauh dari kampusnya. Sewaktu suaminya akan masuk dalam antrian, sang istri meminta suaminya agar sang suami yang menemani anak bungsu, biarlah dia yang masuk kedalam antrian.

Ketika sang istri sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang disekitar mereka bergerak menyingkir, dan bahkan orang semula antri dibelakangnya ikut menyingkir keluar dari antrian. Perasan panik ikut menguasai diri sang ibu tersebut, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah sang ibu membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang sang ibu berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil.

Ketika sang ibu menunduk, tanpa sengaja mata sang ibu menatap laki-laki yang pendek yang berdiri lebih dekat dengannya, dan ia sedang "tersenyum" dengan sorot mata tajam, tetapi memancarkan kasih sayang kearah sang ibu. Lelaki tersebut menatap sang ibu, dengan sorot mata seolah ia meminta agar sang ibu dapat menerima "kehadirannya".

Lelaki tersebut menyapa "good day !" Sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan di pesan. Secara spontan sang ibu membalas senyumnya, dan seketika teringat dengan tugas yang diberikan oleh dosen beliau.

Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri dibelakang temannya. Sang ibu seketika menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, sang ibu merasa sangat prihatin. 

Karena dalam antrian hanya tinggal dia dengan kedua lelaki dekil itu menjadikan mereka cepat sekali sampai di depan counter. Ketika wanita muda di counter menanyakan pada sang ibu apa yang ia ingin pesan, tapi sang ibu malah mempersilahkan kedua lelaki tersebut untuk memesan duluan.

Lelaki tersebut segera memesan kopi saja, satu cangkir Nona, ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran tersebut, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang tersebut harus membeli sesuatu). Jadi nampaknya kedua laki-laki itu hanya ingin menghangatkan badannya karena udara di luar sangat dingin sekali.

Maka muncul rasa iba sang ibu tersebut, sambil matanya mengikuti langkah kedua laki-laki itu yang sedang mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu-tamu lainnya. Pada saat bersamaan semua mata tertuju kepada sang ibu setelah melihat semua tindakan sang ibu.

Sang ibu tersadar setelah petugas di counter itu menyapa sang ibu untuk kesekian kalinya menanyakan apa yang ia pesan. Sang ibu tersenyum dan minta diberikan dua paket makanan dalam nampan yang terpisah. Setelah membayar semua pesanan, lalu ia meminta bantuan petugas lain untuk mengantar nampan pesanannya ke meja suami dan anaknya. Sementara sang ibu membawa nampan lainnya menuju meja kedua laki-laki tadi dan meletakkan nampan berisi makanan di atas mejanya, lalu sang ibu meletakkan telapak tangannya diatas punggung telapak tangan dingin laki-laki itu, sambil berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua"

Kembali mata laki tersebut menatap sang ibu dengan mata basah berkaca-kaca dan dia hanya mampu berkata "terima kasih  banyak, nyonya" sang ibu mencoba tetap menguasai dirinya, sambil menepuk bahu laki-laki itu, dia berucap "sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian".

Mendengar ucapan sang ibu itu, laki-laki tidak kuasa menahan haru dan memeluk temannya sambil terisak-isak. Sang ibu tadi tak dapat menahan tangis sambil berjalan meninggalkan kedua laki-laki tersebut dan bergabung dengan suami dan anaknya. Ketika duduk suaminya mencoba meredakan tangis sang istri sambil tersenyum dan berkata "sekarang saya tahu kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istri ku, yang pasti untuk memberikan "keteduhan" bagi diriku dan anak-anakku". Mereka saling berpegang tangan beberapa saat dan saat itu mereka benar-benar bersyukur dan menyadari bahwa hanya karena "bisikkan -Nya lah mereka mampu memanfaatkan "kesempatan" untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.

Ketika mereka sedang menyantap makanan, mulai para tamu meninggalkan restoran satu per satu menghampiri meja sang istri dan keluarga untuk sekedar ingin berjabat tangan dengan sang ibu. Salah satu diantaranya, seorang bapak memegang tangan sang ibu dan berucap "tanganmu ini telah memberi pelajaran mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan oleh-Nya, saya akan melakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami"

Sang ibu itu hanya bisa berucap "terimakasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran ia sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada "magnit" yang menghubungkan bathin diantara mereka, mereka langsung menoleh kearahnya sambil tersenyum, lalu melambaikan tangannya kearah beliau. Hari ini sang ibu mendapatkan pengalaman yang sangat berharga betapa kasih sayang Tuhan itu sangat hangat dan indah.

Beberapa hari kemudian ia kembali ke college hari terakhir kuliah dengan menyerahkan cerita yang dia alami beberapa hari yang lalu kepada dosennya yang telah memberikan tugas padanya. Keesokkan harinya, sang dosen minta izin untuk membagikan cerita sang ibu kepada Mahasiswa lainnya . Tentu saja sang ibu merasa senang sekali, karena tugasnya bernilai plus bagi sang dosen.

Ketika mata kuliah dimulai, sang dosen membaca "paper" sang ibu dengan gaya khas sang dosen. Para Mahasiswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, semua terbawa dengan perasan haru mereka. 

Di akhir pembacaan paper tersebut, sang dosen menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat diakhir paper tersebut .

" Tersenyumlah dengan hatimu, dan kau akan mengetahui betapa DASYAT dampak yang di timbul kan oleh senyummu itu"

Dari cerita ini kita dapat mengambil pelajaran bagaimana cara mencintai sesama, dengan memanfaatkan sedikit harta benda yang kita miliki, dan bukannya mencintai harta benda yang bukan miliki kita dengan memanfaatkan sesama 









Selasa, 11 September 2012

Bukan nilainya tapi manfaatnya ....

Bismillahirrohmanirrohiim.



Kisah uang Rp 1.000,- dan Rp 100.000,-. Kedua uang ini sama-sama terbuat dari kertas dicetak dan di edarkan oleh Bank Indonesia. Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari BI dan beredar di masyarakat.

Jumat, 27 Januari 2012

Bisa Tidak Bisa Harus Bisa


Bismillahirrohmanirrohiim.

Rani  mengeluh pada bundanya mengenai kehidupannya, dia mempertanyakan mengapa jalan hidup yang dia lalui terasa sangat berat baginya.  Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan merasa tak kuat menjalaninya. 

"Bunda ...... Rani tak kuat lagi menghadapi situasi ini, masalah dan masalah selalu saja hadir dalam hidup Rani, Bun. Selesai satu, eh datang lagi masalah yang baru, kadang yang satu belum selesai sudah datang masalah baru". 
"Rani capeeekkkk, bun " ucapan Rani hampir tak terdengar karena bercampur dengan isak tangisnya.

Setelah Rani selesai berkeluh kesah, tak ada kata yang terucap dari sang Bunda. Bunda Rani hanya mengajak anaknya  ke dapur, dan mengambil 3 panci, masing- masing diisi dengan air . Panci pertama di tambahkan sepotong wortel, panci kedua ditambahkan sebutir telur, panci ketiga ditambahkan beberapa sendok  bubuk kopi . Ketiga panci tersebut di panaskan hingga mendidih.

Tak ada kata yang terucap dari sang bunda sambil  menunggu masing-masing air di panci mendidih. Setelah semua air dipanci mendidih, sang bunda mematikan apinya. Kemudian mengeluarkan wortel, telur dan menuangkan kopi  dari panci tersebut. 

Rabu, 25 Januari 2012

SABAR

Bismillahirrohmanirrohiim.


Disuatu sore hari sang ayah bersama anak laki-laki yang baru saja menyelesaikan pendidikan tinggi duduk menikmati secangkir kopi dan pisang goreng buatan sang istri tercinta. Tiba –tiba seekor burung kutilang hinggap didahan pohon mangga yang ada di teras belakang tempat mereka  menikmati kopinya.

Sang Ayah menunjukkan jarinya kearah burung kutilang yang hinggap itu, sambil bertanya, “nak, coba kau lihat apakah yang hinggap didahan itu?”
“Burung kutilang, yah ….. jawab sianak. Si ayah mengangguk-angguk, namun tak lama kemudian mengulang pertanyaan yang sama.
 
Pikir si anak pendengaran sang ayah mulai berkurang, lalu dia menjawab dengan suara agak sedikit kuat “ itu burung kutilang, yah “
Namun sang ayah mengulang lagi pertanyaannya. Sang anak jadi bingung dengan pertanyaan ayah nya yang diulang-ulang, lalu menjawab dengan suara yang lebih kuat lagi “ BURUNG KUTILANG !!!!“

Selasa, 10 Januari 2012

Mempertahankan Impian


Bismillahirrohmanirrohiim.

Seorang anak yang bernama  Garry yang merupakan anak dari seorang pelatih kuda yang sangat miskin. Sang ayah dalam pekerjaan sehari-harinya melatih kuda-kuda di tiap peternakan. Karena tidak mempunyai pekerjaan yang pasti dan rumah, terpaksalah mereka hidup berpindah dari satu tempat ketempat yang lain, dari satu peternakan ke peternakan yang lain, sehingga Garry pun ikut berpindah –pindah sekolah karena mengikuti sang ayah.

Pada suatu hari Garry mendapat tugas dari sang guru untuk membuat sebuah karangan. Dengan sangat antusias Garry mulai mengerjakan karangan itu menjadi 7 halamanan. Dalam karangan Garry menceritakan secara terperinci mengenai perternakan kuda, Garry terobsesi sekali mempunyai impian untuk memiliki peternakan kuda dengan luas 500 hektar dan terdapat rumah seluas  3000 m2. Peternakan kuda tersebut di lengkapi dengan trak lintasan kuda, arena bertanding, kandang kuda. Semua digambarkan sangat jelas dan detail oleh Garry dalam karangan tersebut. Karangan itu akhirnya selesai dikerjakan Garry dan diserahkanlah pada sang guru. 

Beberapa hari kemudian semua karangan siswa-siswa dikelas Garry dikembalikan oleh sang guru, termasuk karangan Garry….tetapi terlihat wajah sedih dan kecewa terpancar di wajah Garry berbeda sekali disaat dia mengumpulkan karangan tersebut beberapa hari yang lalu, apa yang menyebabkan Garry kecewa ….??

Ternyata karangan Garry hanya di nilai F  oleh sang guru. Merasa tidak puas dengan nilai yang dia dapatkan, Garry menanyakan hal itu pada sang guru. Tetapi Garry lebih kecewa lagi menerima penjelasan dari sang guru. Sang guru mengatakan impian Garry yang ada dalam karangan tersebut tidak masuk akal, semuanya terlalu terlalu tinggi untuk seusia Garry, karena Garry adalah seorang anak pelatih kuda yang miskin, mana mungkin bisa mewujudkan semua impian tersebut.

Bagi sang guru, Garry tidak akan mungkin bisa memiliki peternakan dan rumah yang sangat luas itu. Karena untuk memilki itu semua memerlukan biaya sangat besar sekali. Sementara sat ini dia hanya menumpang pada pemilik peternakan kuda yang kuda-kudanya dilatih oleh sang ayah.

Karena nilai karangan Garry F, maka Garry diminta untuk memperbaiki karangan dengan menuliskan keinginan yang masuk akal, perintah sang guru.
Garry bingung apakah dia harus merubah semua karangannya….?? Dalam kebingungannya Garry minta pendapat sang ayah mengenai karangannya. Dengan bijak sang ayah berkata…” Garry ini semua terserahmu, nak …karena ini menyangkut masa depanmu, engkau sendirilah yang bisa menentukan hidupmu.

Beberapa hari kemudian, akhirnya Garry tetap mengumpulkan karangan tersebut dengan tidak berubah sedikitpun karangan yang telah ia buat. Garry hanya menulis sebuah kalimat : Guru, engkau boleh menyimpan nilai F tersebut, tapi aku akan tetap menyimpan impian ini “

Puluhan tahun telah berlalu sejak kejadian itu.  Garry yang sudah dewasa itu, bercerita  kepada grupnya, saya bercerita seperti ini kepada kalian karena guru saya tersebut duduk dilahan peternakan kuda saya 500 hektar dan masuk kedalam rumah saya seluas 3000 m2. Dan karangan tersebut masih saya simpan hingga sekarang bahkan saya bingkai dan tetap bertuliskan huruf F untuk nilainya.

Pada suatu hari sang guru datang kerumah Garry bersama siswa-siswanya untuk melihat peternakan kuda  Garry. Dan pada saat itu sang guru mengatakan pada Garry:  “Garry, sekarang saya bisa katakan kepadamu, pada saat saya menjadi gurumu, saya telah menjadi orang yang mencuri impian banyak dari siswa-siswa saya, termasuk dirimu, tetapi kamu sungguh luar biasa untuk mempertahankan impianmu tersebut”.

Dari pengalaman itulah sang guru tak mau lagi melakukan hal yang sama, dia terus memotivasi siswa-siswanya, termasuk mengunjungi peternakan kuda Garry, agar menjadi inspirasi bagi siswa-siswanya.


Sabtu, 12 November 2011

KOPI CINTA



Bismillahirrohmanirrohiim.

Ayu    : mbak.... pagi ini aku sebel banget nih ...!!!
Mirna : loh .. emangnya kenapa...?

Ayu     : Gimana gak sebel.... tadi mas Iwan minta aku di buatkan kopi ... padahal biasanya khan bisa bikin sendiri... eh disaat aku terburu-buru .... direcokin pula  untuk bikinkan dia kopi.... telat deh akunya kekantor...  !!!!

Itulah sapaan pagi  yang terdengar disebuah ruangan ....
Mirna hanya bisa  tersenyum mendengarkan tumpahan kekeselan  teman kantornya pagi itu. Kesibukan kantor itu sudah dimulai. Mirna mengurungkan niatnya untuk menasehati Ayu.

Disaat jam istirahat siang, Mirna menghampiri Ayu....
Mirna  : Eh makan siang yuk...!!!  ... masih sebel ya.... kok be te nya gak hilang-hilang sich ..?

Ayu     : Yaaaa... gitulah... kalo pagi dimulai dengan mood gak bagus kebawa-bawa deh sampe sekarang.

Mirna  : Emang tiap pagi mas Iwan sarapannya gimana..? karena  saya lihat  Ayu  sarapannya di kantor nih..! 

Ayu     : kadang buat sendiri, kadang sarapan di kantor ... karena kalo pagi  repot banget ... waktunya mepet banget ... trus harus beresin  anak-anak juga.

Mirna  : Ooooo...

Ayu     : Kenapa, mbak...??

Mirna  : kasihan aja  sama mas Iwan.... dia kehilangan sebagian "haknya"

Ayu     : Loh ... kok gitu, mbak..??

Mirna  : kapan terakhir kamu menyiapkan kopinya dan menemaninya menikmati sajian yg kamu buat  dengan  cinta dan sayangmu .....??


KOPI CINTA
Ayu      : kapan ya ...?? kaya'nya sebelum Laras lahir kali ya ..??

Mirna   : haaaa.... udah lama banget tuch... !!!

Ayu    : kok mbak Mirna heran banget sich.... biasa aja lagi,mbak... emang mbak gimana..??

Mirna : kalo saya dan suami punya kebiasaan sarapan paginya lebih awal dari orang biasa lakukan, setelah shalat subuh... kami berdua menikmati sarapan pagi berdua sambil mengobrol - ngobrol.... walau hanya secangkir  kopi atau secangkir teh dengan ditemani roti bakar atau kue-kue saja, tapi yang kami nikmati adalah waktu berdua itu...... disaat itu kami berbincang ringan dengan penuh kehangatan.  Jadi  kita berdua memulai hari itu dengan perasaaan bahagia ...

Mirna : Ayu..... walau kita bekerja di luar rumah... tapi tetap ISTRI.... punya kewajiban yang tak bisa kita hapuskan begitu saja.... Suami PUNYA HAK terhadap  waktu dan perhatian  dari kita. 

Ayu  : Ah ...mbak Mirna kaya' pengaten baru aja deh ...

Mirna : emangnya suasana itu hanya boleh dinikmati pada saat pengaten baru aja..... pantesan banyak orang yang mengulang-ngulang perkawinan mereka.... supaya dapat menikmati suasana seperti itu lagi...

Ayu : Duh .... mbak .... amit-amit deh jangan sampe terjadi dalam perkawinan ku.

Mirna : bagaimana kamu bisa menjaminnya jika kamu tidak mau memeliharanya dengan baik..? Ayu.....!!! semakin bertambah usia perkawinan kita .... bukan berarti kita bisa seenak-enaknya dengan pasangan kita, kita selalu saja memintanya  mau memaklumi keadaan kita ..... trus kita kedia nya ...gimana dong..???

Ayu     : trus .... aku harus gimana dong, mbak...?

Mirna : jangan kamu hilangkan kebiasaan - kebiasaan yang pernah  kamu lakukan pada  mas Iwan di saat kalian masih pacaran atau seperti saat kalian masih pengaten baru, kamu bisa membayangkan gimana membahagiakannya kalian pada saat itu.... kenapa gak diciptakan lagi suasana seperti itu. Jangan kamu membuat gunungan es pada mas Iwan... ya !!!! Dan jangan baru menyadari setelah sesuatu yang tak di inginkan terjadi.

Ayu :hmmmm.... iya, mbak.... makasih ya mbak..... aku sudah keliru selama ini... Semoga Allah memberi aku kesempatan memperbaiki ini semua.

Rabu, 27 Juli 2011

Mensucikan Diri

Bismillahirrahmanirrahiim, 
Assalamu'alaikum ...sobat semua ..^_^

Tinggal beberapa hari lagi, umat muslim seluruh dunia akan menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, bulan penuh berkah. Menyambut bulan suci ini, kita mulai dengan mensucikan diri. 

Pada masyarakat Indonesia, dalam rangka mensucikan diri menyambut bulan Ramadhan dikenal dengan tradisi padusan  oleh masyarakat Jawa atau mandi balimau  oleh masyarakat minang, biasanya kegiatan ini banyak dilakukan di tempat pemandian umum, seperti kolam renang, pemandian  alam. atau pantai.

Biasanya tradisi padusan atau mandi balimau dilakukan 2 hari atau sehari menjelang puasa. Akibatnya tempat - tempat pemandian umum tersebut penuh oleh masyarakat yang melakukan tradisi ini, jelas sekali terlihat di tempat pemandian menjadi lautan manusia, anak-anak, orang dewasa, laki-laki dan perempuan berada pada tempat dan waktu yang sama. 


Yang menjadi pertanyaan mengapa mensucikan diri itu  dilakukan di tempat terbuka seperti itu ...??
Terutama untuk kaum wanita , mengapa dilakukan di tempat yang bercampur dengan pria...?? Dimanakah kita memaknai tentang mensucikan diri itu ? Apakah dengan melakukan tradisi padusan atau mandi balimau telah memenuhi kriteria mensucikan diri. Kalau menurutku belum.... so...??

Kalau kita lihat foto-foto diatas, tidak ada pensucian badan, karena gak mungkin khan kita gak mengulang mandi lagi, jika kita padusan atau mandi balimau melakukannya dikolam umum seperti itu atau di pantai... trus apa donk manfaat dari tradisi itu ?

Menurutku padusan atau mandi balimau akan bermakna jika melakukannya di tempat tertutup seperti dikamar mandi di rumah masing-masing. Karena agama Islam  memang mewajibkan kita mensucikan badan sebelum melakukan shalat dan berpuasa, sebab Kebersihan adalah sebagian dari Iman.

Mensucikan diri menyambut bulan suci Ramadhan tidak hanya membersihkan badaniah saja, tapi lebih berorientasi kepada mensucikan diri dan hati dari rasa iri, dengki, benci pada sesama, rasa dendam pada seseorang, mensucikan harta yang kita miliki dengan mengeluarkan zakat dan sedekah. 
 
Jadi pensucian diri menyambut bulan suci Ramadhan ini, yang utama sekali adalah melakukan taubat nasuha memohon ampunan pada Allah SWT akan dosa-dosa yang telah diperbuat selama ini dan tak lupa juga melakukan permohonan maaf pada  kedua orang tua, saudara kandung, kerabat-kerabat, karena kita tak pernah luput dari kesalahan. 

Dan pada kesempatan ini, kepada sahabat blogger semua .... kuberkunjung berharap ada pintu maaf untukku, agar terasa ringan langkah ini memasuki bulan suci Ramadhan ini.  



Semoga  di Bulan Suci Ini Kita Mendapat Limpahan Rahmat & Hidayah Ramadhan serta Ampunan dari Allah SWT.
Semoga Dengan Puasa Dapat mempertemukan Kita Dengan Keagungan Lailatul Qadar

Jumat, 22 Juli 2011

Investasi yang tak merugi

Bismillahirrahmanirrahiim, 
Assalamu'alaikum ...sobat semua ..^_^

Investasi dalam bentuk apakah yang terbaik dan  tak pernah merugi...?  Jawabannya adalah  SEDEKAH Kita harus menyakini itu 100% , banyak sekali kelebihan dari investasi ini. Mengapa demikian…. ??? karena kita berinvestasi pada Allah SWT, yang mempunyai rumus matematika  atau ilmu ekonomi yang sangat berbeda dengan yang kita pelajari. Jika kita menggunakan matematika yang kita pelajari 10 – 1 pastilah jumlahnya 9, tapi akan berbeda dengan matematikanya Allah SWT 10 – 1 jumlah bisa menjadi 19, 29, 39 atau mungkin lebih, karena Allah melipat gandakan investasi yang kita tanam, yakni 2 kali lipat, 10 kali lipat, bahkan 700 kali lipat,  ngak percaya khan..??? ya.. itulah keistimewaan berinvestasi dalam bentuk bersedekah.

Nasehat dari Khalifah Ali Pancinglah rezekimu dengan sedekah. Ada yang perlu kita koreksi dalam kita bersedekah, yakni… akan baru bersedekah jika kita berkelebihan, ternyata itu benar- benar keliru. Jika kita mengamalkan nasehat Khalifah Ali, maka kita akan bersedekah terlebih dahulu  untuk meraih rezeki yang luar biasa yang akan Allah berikan, bukan setelah Allah memberikannya yang berlebih, baru bersedekah.

Sering dalam kita mengatur keuangan kita, amplop sedekah baru terisi jika kita merasa ada kelebihan keuangan pada bulan itu, oh  no… ternyata kita benar-benar keliru selama ini, seharusnya gimana donk..??. Yang terbaiknya adalah : kita mengisi terlebih dahulu amplop untuk sedekah itu terlebih dahulu, barulah sisa dari keuangan kita tersebut kita bagi-bagikan sesuai dengan post –post kebutuhan harian kita, sehingga barulah kita mendapatkan rezeki yang luar biasa dan  tak terduga dan mungkin tak masuk akal bagi pemikiran kita. Itulah keistimewaan bersedekah.

Rabu, 20 Juli 2011

Belajar dari Gudeg Arem Marem

Bismillahirrahmanirrahiim, 

Assalamu'alaikum ...sobat semua ..^_^


Sobat semua....cerita tentang liburan belum habis nih, selain pertemuan dengan teman - teman kuliahku  dan kopdar dengan mbak Ami, ada lagi nih yang istimewa yaitu pertemuan dengan teman suami dimasa kecil , biasanya kami memanggil Pakde Woto.


Pada hari Sabtu (9 Juli ) kami bertiga ( aku, Yoga dan suami ) mengunjungi sahabat terdekat suami ku di Ungaran ( Semarang ), karena sudah lama sekali suami tidak mengunjungi beliau. Dengan perjalanan kurang lebih 2 jam dari Klaten, akhirnya sampai juga kami dirumah Pakde Woto. Bagiku ini adalah pertemuan pertamaku dengan beliau, selama ini aku hanya mendengar cerita tentang beliau dari suamiku saja, dari cerita suamiku kuketahui bahwa beliau adalah orang sangat sayang sekali pada suamiku, sangat peduli sekali pada suamiku. Banyak sekali kebaikan-kebaikan dari Pakde Woto yang di rasakan oleh suamiku.

Minggu, 26 Juni 2011

Ibadah harian

Bismillahirrahmanirrahiim, 
Assalamu'alaikum ...sobat semua ..^_^

Sobat ... kali ini aku membuat postingan ini untuk diriku sendiri dan mungkin juga  akan bermanfaat bagi sobat blogger lainnya. Karena ku akui masih saja lalai melakukan ibadah harian yang manfaatnya luar biasa, seharusnya kita lakukan  ini secara rutinitas ( istigomah )....!!!

Yuk .... sobat mulai hari ini kita niatkan untuk melakukan ibadah harian berikut:

  1. Laksanakan Sholat lima waktu setiap hari dengan tepat waktu, usahakan berjama'ah dimesjid atau mushola (bagi sobat laki-laki), tapi untuk diriku dan sobat wanita lainnya lebih baik dirumah saja. Tidak ada alasan untuk meninggalkannya.
  2. Laksanakan shalat sunat tahajjut (sebaiknya 8 raka'at). Allah SWT telah berfirman : " Dan sebagai malam bersholat tahajjutlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ketempat terpuji" (Al Israa' 17 : 79)
  3. Laksanakan shalat sunat witir (sebaiknya 3 raka'at ). Lakukan setiap malam setelah sholat sunat tahajjut. Rasullah SAW telah bersabda : Sesungguhnya Allah membantu kamu ( untuk mempreoleh keuntungan ) dengan sholat yang nilai lebih baik bagimu dari pada onta berbulu kemerah-merahan ( paling malah harganya )" Kami bertanya sholat apakah gerangan wahai Rasullah ? " Beliau menjawab: Sholat sunat witir yang dilaksanakan antara waktu Isya' sampai menjelang fajar"
  4. Laksanakan shalat sunat Dhuha (sebaiknya 8 raka'at )) setiap pagi, waktunya antara jam 07.30 hingga jam 11.00. Rasullah SAW telah bersabda :"Barang siapa yang senantiasa melaksanakan sholat dhuha.maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih dilautan" ( Hadist Riwayat Tirmidzi ).
  5. Bacalah setiap malam Al Quran secara rutin. Alangkah indahnya malam yang kita lewati itu.
  6. Lengkapilah ibadah harian dengan sedekah dan infaq.
  7. Lengkapilah ibadah harian dengan berpuasa  pada hari Senin dan Kamis.
 


Jika kita melakukan ibadah harian ini secara ikhlas dan istiqomah. Insya Allah dunia akan kita genggam dan juga akhirat nantinya.  Insya Allah kita akan menjadi ahli surga, Aamiin

Minggu, 05 Juni 2011

Malin Kundang versi baru

Bismillahirrahmanirrahiim,
Assalamu'alaikum ...sobat semua ..^_^ 

Masih ingatkah sobat tentang dongeng dari Ranah Minang, yakni Malin Kundang ..?? Tentu saja kita masih ingat sekali dengan dongeng itu, walaupun itu dongeng yang sering kita dengar di masa kita kecil dulu, kita semua tak akan pernah lupa. Ya ...  itu adalah kisah durhakanya seorang anak karena tidak lagi mengakui orang tuanya. 

Sobatku semua ... kali aku tidak mendongengkan kembali kisah Malin Kundang versi Ranah Minang tersebut, aku hanya mengkaitkan apa yang beberapa hari ini yang kulihat diacara" Big Brother" di Trans TV.  Pada awal acara ini ditayangkan aku tidak begitu tertarik, aku berpikir acara ini sama saja dengan acara "PETIR" di AN TV, dimana disetiap episodenya hanya ditayangkan hanya marah-marah, maki memaki disetiap peserta, ah....  ku pikir ini acara tidak ada manfaatnya dan tidak mendidik banget. Maka setiap Yoga mengalihkan chanel TV keacara tersebut, aku terus saja untuk mengingatkan Yoga untuk tidak menontonnya.

Selasa, 31 Mei 2011

Khawatir .... oh no...!!!!

Bismillahirrahmanirrahiim,
Assalamu'alaikum ...sobat semua ..^_^

Dalam keseharian ada kalanya kita mengalami rasa kekhawatiran ... kadang-kadang sesaat tapi tak jarang rasa itu tetap meracuni pikiran kita dalam waktu yang cukup lama,  dan rasa ini menyebabkan terkurasnya energi yang ada dalam tubuh kita, maka tak jarang ini menyebabkan kita menjadi tak produktif, tak mampu berbuat apa-apa.  Sobat ... aku pernah loh .... berkali-kali mengalami hal ini..... apakah sobat blogger semua pernah mengalami hal yang sama...??? Trus ... bagaimana sobat mengatasinya ...???

Kata khawatir ( worry ) berasal dari kata Anglo-Saxon yang berarti mencekik, kita bisa membayangkan jika leher kita tercekik atau dicekik tentu menyebakan terputusnya aliran kekuatan vital dalam tubuh kita. Jadi kekhawatiran adalah penyakit manusia yang paling samar dan merusak, ini menyebabkan banyak menimbulkan penyakit dalam tubuh kita, menurut dokter ada beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh rasa khawatir, misalnya terjadinya artritis, rematik , tekanan darah tinggi, jantung, tukak lambung dan banyak lagi penyakit lain yang ditimbulkan olehnya.

Senin, 30 Mei 2011

Kekuatan Do'a

Bismillahirrahmanirrahiim,
Assalamu'alaikum ...sobat semua ..^_^


Tidak ada kekuatan di bumi ini yang dapat menyelamatkan diri kita selain KEKUATAN DO'A. 
Apakah sobat  sependapat dengan pernyataan ini....????

Do'a dapat memulihkan fungsi harmonis dari tubuh dan jiwa. Do'a adalah kekuatan terbesar yang tersedia bagi orang dalam memecahkan masalah pribadinya. Kekuatan do'a adalah manifestasi dari energi. Do'a adalah bagian vital dari proses pelepasan kekuatan. Do'a membantu menyadap kekuatan dan memanfaatkan kekuatan yang tersedia. 

Dengan kita menyadari tidak ada kekuatan selain kekuatan do'a, maka kita tidak akan pernah berhenti mengisi hari - hari kita dengan melewatinya tanpa do'a. Berikut adalah beberapa kaidah do'a untuk mendapatkan hasil yang efektif dari do'a :

  1. Luangkan beberapa menit dalam setiap hari. Janganlah mengatakan apau pun. Benar-benarlah berlatih berpikir tentang TUHAN. Ini akan membuat pikiran kita reseptif secara spirutual
  2. Kemudian berdo'alah secara lisan, dengan menggunakan kata-kata yang wajar dan sederhana. Berbicaralah kepada Tuhan dengan bahasa kita sendiri. Karena Tuhan mengerti dengan apa yang kita ucapkan.
  3. Berdo'alah sementara kita memulai urusan sehari-hari. Manfaatkan do'a-do'a singkat dengan menutup kedua mata kita dari dunia luar dan berkosentrasi singkat pada kehadiran Tuhan. Semakin sering kita melakukan ini setiap hari , semakin dekat kita akan merasakan kehadiran Tuhan.
  4. Janganlah selalu meminta ketika kita berdo'a ,tetapi sebagai gantinya tegaskan bahwa  berkat Tuhan sedang diberikan, dan digunakan sebagian besar do'a kita dengan mengucapkan syukur.
  5. Berdoalah dengan percaya bahwa do'a yang bersungguh-sungguh akan menjangkau cinta kasih dan perlindungan Tuhan.
  6. Janganlah pernah menggunakan pikiran negatif dalam berdo'a. Hanya pikiran positif yang memberikan hasil.
  7. Selalu ekspresikan kesedian untuk menerima kehendak Tuhan. Mintalah apa yang kita inginkan, tetapi bersedia jugalah menerima apa yang Tuhan berikan kepada kita. 
  8. Latihlah sikap menyerahkan segalanya dalam tangan Tuhan. Mintalah kemampuan untuk melakukan yang terbaik dan serahkanlah hasilnya dengan percaya kepada Tuhan.
  9. Buatlah daftar orang yang ingin kita doakan , semakin banyak kita berdoa untuk orang lain, khususnya mereka yang tidak berhubungan langsung dengan kita, semakin banyak hasil do'a akan kembali kepada kita
  10. Janganlah melupakan berdo'a untuk orang-orang yang tidak kita sukai atau yang telah memperlakukan kita dengan buruk. Kemarahan adalah penghalang nomor satu bagi kekuatan spiritual.   
                   (dikutip dari buku berpikir positif oleh Norman V P)

Dengan kita menerapkan kaidah-kaidah yang diatas Insya Allah kita akan mendapatkan kekuatan do'a itu yang dapat membantu kita disetiap langkah kita menjalani hidup ini.

Semoga postingan ini  dapat mengingatkan kita untuk selalu berdo'a setiap hari, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah.

Minggu, 29 Mei 2011

6 kesalahan manusia

Bismillahirrahmanirrahiim,
Assalamu'alaikum .... Pagiii... sobat semua ...!!!  Kali ini aku mau menulis sesuatu yang sederhana, walaupun sederhana tapi dampaknya gak sederhana loh..!! ^_^

Tanpa kita sadari kita sering melakukan hal-hal ini, dan ternyata dampaknya sangat luar biasa yang menyebabkan kita menjadi gagal dalam bersikap baik. Yuk ... kita lihat apakah itu ..!!!
  1. Mengkhawatirkan hal-hal yang sesungguhnya sudah tidak bisa lagi diubah atau diperbaiki.
  2. Karena tidak mampu menyelesaikannnya maka kita menyakin-yakinkan  diri sendiri bahwa pekerjaan itu memang tidak mungkin bisa dituntaskan.
  3. Berkosentrasi pada hal-hal kecil dan menolak untuk menyingkirkannya.
  4. Mendesak orang lain untuk hidup dan berpikir seperti yang kita kehendaki
  5. Mengabaikan kemampuan otak dalam menyelesaikan masalah dan tidak mengembangkan sikap rajin membaca.
  6. Mengira bahwa kesuksesan pribadi bisa diperoleh dengan cara mengahancurkan orang lain. 
                                                                        
Jadi ... dengan kita menyadari bahwa itu adalah suatu kesalahan, maka kita akan berusaha tidak  akan melakukannya lagi toh ...!!!  Yuk ..kita bersama-sama melakukan pembenahan diri, meningkatkan nilai diri kita, walau terkadang hanya dengan melakukan sedikit saja perubahan, kita akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Oleh sebab itu, mulailah berusaha meningkatkan nilai diri meskipun hanya sedikit. Selanjutkan tingkatkan nilai diri secara berkesinambungan, dan suatu ketika kita akan merasakan keuntungan dari nilai diri kita yang semakin ISTIMEWA.

OK ... sobat ... semoga tulisan ini memberi manfaat bagi kita semua....^_^

Selasa, 10 Mei 2011

Biarlah

Hallo ....sobat , kali  ini aku hanya mau posting hasil copasku, karena aku suka banget, dan menurutku ini bangus banget... so aku mau berbagi untuk sobat yang belum pernah membacanya, semoga ada manfaatnya ya .... ^_^

Hal yang sangat menyedihkan adalah : saat kau jujur pd temanmu tp dia ...berdusta padamu

Saat dia telah berjanji padamu tp dia mengikarinya
Saat kau memberikan perhatian namun dia tdk menghargainya

Biarlah...
Jangan pernah menyesali atas apa yg terjadi padamu
Sebenarnya hal hal yang kau alami karena Allah sedang mengajarimu

Saat temanmu berdusta padamu atau tdk menepati janjinya padamu atau tidak menghargai perhatian yang kau berikan,sebenarnya dia telah mengajarimu agar kau tidak berprilaku seperti dia

Bila kau dibutuhkan hanya pada saat dia kesulitan sebenarnya Allah juga sedang mengajarimu utk menjadi orang yg arif dan santun
Kau telah membantunya saat dia kesulitan

Begitu banyak hal yg tdk menyenangkan yg sering kau alami,ataupun bertemu dengan orang-orang yang menjengkelkan,EGOIS,dan sikap yg tdk mengenakkan

Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang di kecewakan,di sakiti,tidak di perdulikan atau di cuekin,atau bahkan dicaci dan di hina

Biarlah....
Sebenarnya orang orang tersebut sedang mengajarimu atas izin Allah untuk melatih membersihkan hati dan jiwamu

Melatih diri untuk menjadi orang yang sabar dan Allah mengajarimu untuk tidak berprilaku demikian

Itu semua diperlukan agar kelak dirimu menjadi indah...
                                                                                           
                                                                                                
                                                    Oleh : Kembang Anggrek


Minggu, 08 Mei 2011

Cinta yang sesungguhnya

~ Cinta tak selalu disertai jodoh, tetapi jodoh selalu disertai cinta ~
~ Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan memberikan cinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut ~
 
Ketika  seorang wanita melihat laki-laki atau sebaliknya, lalu jatuh cinta, tertarik karena penampilannya, Cinta yang masih sebatas fisik atau physical love adalah cinta mahabbah

Namun ketika memutuskan menikah dengan orang yang telah menjadi pilihan pasangan hidup, maka cinta mahabbah berubah menjadi mawaddah , yaitu cinta yang ingin memberi, cinta ini selalu ingin memberikan apa yang disukai pasangannya. Kebahagian akan kita raih dengan memberi yang disukai oleh pasangan, sehingga bila cinta sudah pada tahap ini, setiap pasangan selalu ingin mengetahui hal-hal yang disukai oleh pasangannya, agar dapat memberikan sesuatu yang disukai oleh pasangan, kebahagian akan tercipta begitu kita dapat memberikan sesuatu yang membahagiakan pasangan kita.

Cinta mawadah akan menjadi cinta yang lebih dalam lagi yakni rahmah atau cinta plus, yaitu cinta ketika kita bisa menerima pasangan dengan apa adanya, baik kelebihannya maupun kekurangan, pada tahap ini kita sudah tidak punya lagi daftar kekurangan dari pasangan kita. Daftar kekurangan itu telah hilang karena telah bisa menikmati segala kekurangan pasangan kita, sebab cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi  gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita  hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan didalam dirinya , bukan diri dari pasangan kita.

Kemudian cinta Rahmah itu semakin mendalam dan  semakin tinggi tingkatannya menjadi Ridho. Cinta inilah yang kita rasakan ketika apapun yang kita punya berikan dan rela untuk mengorbankan apapun untuk orang kita cintai. kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Cinta Ridho  tentu tidak mudah, karena berorientasi pada Ridho Allah SWT.  

Dengan Ridho Allah, meski apa adanya kita  asuh anak-anak kita dalam suasana rumah tangga yang penuh keridhoan. Maka anak-anak akan tumbuh dalam persemaian yang baik karena di pupuk dengan kasih sayang dan cinta.


~ Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan ~

~ Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang hingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya ~