Tampilkan postingan dengan label curhatku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhatku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Pengen Banget Produktif


Nggak terasa saya sudah 4 tahun berada di rumah maya ini, rumah yang saya jadikan untuk tempat istirahat, melepas kejenuhan dari rutinitas keseharian, dari rumah ini saya dapat menjelajahi rumah-rumah maya lainnya, mengenal banyak orang walau tak pernah bertatap muka dengan mereka, namun terasa dekat. Bagi saya ini sangat menyenangkan karena nggak harus "go out" jika mau "hangout " ..... kebetulan banget saya ini orang rumahan, alias senang di rumah dari pada jalan-jalan keluar rumah ...klop dach.

Untuk tetap eksis di rumah maya ini bagi saya tidak mudah, sering banget saya "hilang" dalam waktu sangat lama, pernah loh saya satu tahun  nggak  berbenah-benah rumah ini dan  yang terakhir tahun lalu 6 bulan lebih nggak menengok rumah ini..... jadi lumutan dimana-mana ..... hehehhehe.

Saya sering jadi malu pada mbak Reni yang sering banget membangunkan saya dari "tidur" panjang saya, dan selalu suport saya untuk terus eksis di rumah ini, maaf ya mbak Reni, saya berharap suatu saat mbak Reni nggak direpotkan saya lagi untuk membangunkan saya dari "tidur" yang panjang......pengen banget produktif disini. 

Ada saja yang membuat saya "tidur" kelamaan, diantaranya keterbatasan waktu saya, saya mengajar dari jam 7.00 hingga 15.00, walau disela waktu itu saya ada yang tidak mengajar, tapi itu nggak banyak waktu yang tersedia, hanya cukup untuk saya shalat Dhuha dan shalat Dzuhur  atau memeriksa tugas-tugas / ulangan-ulangan murid - murid, bahkan harus di bawa pulang karena waktu di sekolah tidak cukup. 

Sepulang mengajar saya di sibukkan kegiatan sebagai ibu rumah tangga. Saya hanya punya waktu agak banyak adalah di hari Sabtu dan Minggu. Nah ini dia yang sering nggak kompak antara ada waktu dengan ide menulis. Disaat ada waktu saya mati gaya...."krisis ide". 

Saya sudah menerapkan saran-saran dari sobat-sobat blogger yakni, disaat punya ide segerakan menuliskannya, saran ini sudah dilakukan..tapi apa yang terjadi .....banyak terbengkalai di draf, sering kali  artikelnya nggak selesai, atau kalau sudah selesai saya menulisnya nggak di publish.... tetap aja tergeletak di draf dan akhirnya saya hapus.

Apa yang menyebabkan tulisan saya banyak tergeletak didraf....?
Sering banget merasa tulisan saya "tidak bagus"....inilah virus yang menggeroti ide yang sudah saya tuangkan, mesti saya harus "cuek bebek" kali ya. 

Beberapa hari yang lalu saya berkunjung di blog We A Writer, saya mendapat sesuatu yang membantu saya bangkit dari "tidur" saya dari sebuah artikel menulis ala Tere Liye , pesannya yang sangat menyentuh saya adalah “Mulailah menulis dengan rasa CINTA dan MOTIVASI.”

Disana diberi tips Membuat Tulisan Menarik  dan saya tertarik sekali dengan tips tersebut, oleh karena itu saya copas tips tersebut, sebagai catatan untuk saya agar " tidak lagi tidur panjang".

Bagaimana Membuat Tulisan Menarik ?  


1)   Mulailah dengan sudut pandang yang spesial
Topik tulisan bisa apa saja, penulis yang baik selalu memiliki sudut pandang yang spesial. Apa yang dimaksud SPESIAL? Spesial dalam arti berbeda dengan apa yang orang lain pikirkan. Misal, apa yang kamu deskripsikan tentang warna hitam?
Kebanyakan pasti mendeskripsikan bahwa warna hitam itu adalah warna yang kelam, selalu menyudut kepada penderitaan. Penulis yang menggunakan sudut pandang yang spesial akan memanfaatkan segala celah agar tulisannya menarik bagi pembaca, misalnya “Gadis HITAM MANIS. Saat tua hilang manisnya, masih sisa hitamnya.”



Berlatih dengan sudut pandang yang spesial tidak harus memakai ide orisinil (tetapi bukan berarti menjiplak). Ide dari hal yang paling sederhana dan tidak biasa orang lain pikirkan bisa menjadi tulisan yang spesial.



2)   Penulis yang baik selalu memiliki amunisi
Amunisi di sini bukan berarti senjata yang identik dengan bom, atau pistol sebelum berperang. Tapi lebih condong kepada persiapan sebelum kita menulis. Orang yang sering/ suka membaca, pasti akan mempunyai bahan tulisan yang kaya. Ibarat sebuah teko yang berisi air penuh. Air tersebut diumpamakan sebagai bahan informasi dan ilmu. Selain membaca, amunisi bisa diperoleh dari menonton film, mengobservasi kejadian sekitar, mengamati perilaku, dan menjelajah ke mana saja.



3)   Tidak ada tulisan yang baik atau buruk, yang ada hanya relevansi
Mulailah menulis dengan rasa percaya diri. Relevansi maksudnya adalah apakah tulisan yang dihasilkan itu identik ‘Gue banget’ atau ‘Gak banget’ buat pembaca. Minimal, kita harus mengetahui tulisan yang kita tulis relevansi bagi diri sendiri atau cocok buat pembaca lainnya.



4)   Alah karena terbiasa
Alah berarti bisa dan terampil dalam menulis. Apabila kita sering menulis, maka kita akan terbiasa menulis. Masih ingat, kan,  spiral pembentukan habits (kebiasaan): Learn – Commit – Practice – Repetition – Habits (Buku Habits by Ust.Felix Siauw). Kalau Bang Tere menceritakan pengalaman isterinya yang semula tidak bisa memasak kemudian bisa memasak karena sudah terbiasa memasak. Bagaimana membuat masakan yang enak? Jawaban sang isteri sangat sederhana, yaitu cukup dimasak saja hingga menghasilkan masakan yang enak. Jawaban ini senada dengan Ibu Bang Tere dalam pengalaman memasak. Begitu pula dengan menulis; bagaimana cara menulis yang baik? Ya, tinggal menulis aja. Jadikan menulis sebagai kebiasaan yang disukai.


5)   Lengkapilah dengan CINTA dan MOTIVASI
Semua orang memiliki ‘pertolongan’ terbaik dalam hidupnya. ‘Pertolongan’ terbaik itu tersimpan di dalam hati dan akan dikeluarkan saat sedang diuji kemalasan atau terhambat oleh alasan lainnya. ‘Pertolongan’ terbaik itu bernama ‘Motivasi’ yang akan berguna saat diri mulai down dalam menulis. Apa motivasi terbaikmu dalam menulis? Apa yang bisa engkau banggakan dari tulisanmu? Apakah engkau merasa cukup atau puas saat banyak like atau komentar menanggapi tulisanmu? Jika engkau mengharapkan banyak like atau  komentar dari pembaca, maka motivasimu hanya terbatas pada kesenangan orang lain saja. Pernyataan Bang Tere yang cukup menjadi renungan bagi kita.

Tips - tips tersebut sangat membantu saya agar saya menjadi produktif dalam menulis, tidak lagi mood yang mempengaruhi saya dalam menulis. Saya ingin sekali kaya ide dalam menulis agar rumah maya ini menjadi tempat yang memberi manfaat banyak bagi saya dan tamu-tamu yang berkunjung dirumah maya saya ini dan tamu-tamu semakin banyak berkunjung. 


Sabtu, 28 September 2013

Impian

Bismillahirromanirrohim 

Setiap orang pasti punya impian, tak terkecuali saya, punya impian... Memiliki impian menjadikan kita bersemangat menjalani hari-hari, kita menjadi punya suatu target yang akan kita gapai. Kadang-kadang celoteh ringan dalam suatu obrolan tanpa kita sadari adalah sesuatu yang ingin diraih. 

Saya jadi ingat celoteh saya kepada ibu pada tahun 1982, disaat ibu sibuk-sibuknya mempersiapkan perkawinan kakak no 4. Saya merasakan ribetnya persiapan yang di lakukan oleh kedua orang tua saya, melibatkan keluarga besar dari pihak ibu, maklum lah kalau sudah mengikuti Adat istiadat Ranah Minangkabau, acara adat yang harus di lakukan banyak juga. Duh saya pikir ribet banget ya, saya sempat nyeletuk kepada ibu...."Ibu.... Nanti kalau saya mau menikah, ibu gak akan repot seperti ini lagi, ibu dan  papa akan seperti para tamu, gak ikut repot dan pusing mempersiapkan perkawinan saya". Mendengar celoteh saya seperti itu, ibu langsung sanggah ...."gak lah, selama ibu sehat ... Ibu juga akan urus perkawinan mu". Saya dengan semangatnya juga membalas.... "Tenang....bu, nanti dengan perkawinan saya, Insya Allah akan saya buat ibu dan papa duduk-duduk manis aja". 
Waktu saya berceloteh itu, hanya sebatas celoteh ringan, sedang menghibur diri, karena mumet, melihat ribetnya mempersiapkan suatu acara. Dan setelah  itu saya tak lagi memikirkannya.

Subbahanallah ..... Alhamdulillah, tanpa saya sadari disaat mempersiapkan perkawinan, saya betul-betul tidak melibatkan kedua orang tua saya. Saya hanya minta bantuan kakak tertua dan kakak nomor 6 yang Kebetulan berada dekat dengan saya di Balikpapan. Dan itu tidak saya sangka saya bisa melakukannya. Kedua orang tua saya datang beberapa hari menjelang  acara dilaksanakan dan semua persiapan sudah selesai, Kebetulan saya hanya membuat acara yang sangat sederhana sekali, tidak menggunakan acara adat, Yaa.... Yang standarlah..... Akad Nikah dilaksanakan pagi hari jam 10 pagi dan pada malam harinya acara resepsi. Setelah selesai acara, ibu mengingatkan saya pada "celotehan" saya beberapa puluh tahun yang lalu. Kata ibu...."Allah kabulkan ya, nak .... Apa yang kamu cita-citakan dulu". Saat itu saya sempat bingung, saat ibu mengatakan hal tersebut, lalu ibu mengingatkan kembali kejadian beberapa tahun yang silam. Barulah saya ingat kejadian tersebut. Saya baru menyadari bahwa itu adalah impian saya dulu.

Impian saya yang lain adalah ingin memiliki rumah yang dapat menampung tamu banyak. Kejadian ya berawal di tahun 1993, saat hari Raya Idul Fitri, saya mendapat kunjungan murid , dan seperti biasa murid selalu datangnya berombongan. Saat itu  ada 3 kelas yang datang bersamaan, saya bingung sekali menyambutnya, maklum rumah kontrakan kami kecil sekali dengan tipe 45, ruang tamu dan ruang makan yang kecil, jelas sekali tidak bisa menampung mereka sekaligus. Akhirnya sebagian duduk diteras rumah, sedih rasanya tidak bisa melayani mereka dengan baik, semakin sedih lagi saat itu hujan deras, beberapa diantara mereka harus berteduh di teras rumah tetangga. Melihat kejadian itu, terbesitlah di hati saya...." Ya Alllah, izin kan saya untuk memiliki rumah yang dapat menampung tamu-tamu saya, sehingga mereka tidak lagi mengalami hal seperti ini". 

Setahun kemudian saya di buat sangat haru ..... Alhamdulillah, Allah telah mengabulkan impian saya tersebut, persis dibelakang rumah kontrakan saya, tetangga itu akan menjual sebagian tanahnya untuk renovasi rumah. Tanah yang ukuran 30 x 30 m akan di bagi dua, menjadi 15 x 30 m akan dijual. Berita tanah dijual tersebut membuat saya sempat ragu.... Mampukah kami membelinya???  Allah tidak pernah ingkar janji ..... Jika Allah yang berkehendak, pasti akan terjadi...... Rezeki Allah yang tak di sangka-sangka datang dari pintu mana saja. Alhamdulillah ..... Allah beri kepada kami kemudahan, tanah yang semula di tawarkan Rp40.000/m menjadi Rp 25.000/m .... Allah berikan kemudahan pada kami untuk memiliki tanah tersebut. Rasa syukur dan haru yang luar biasa kami rasakan. 

2 tahun kemudian kami baru dapat memulai membangun rumah di tanah tersebut. Kami menabung sedikit demi sedikit, rumah yang akan dirikan sesuai dengan impian kami untuk dapat menampung banyak tamu, maka saya merancang sendiri, ruang tamu dengan ukuran 4x 5,5 meter, ruang makan dan ruang keluarga 4 x 8 m dan ketiga ruang itu tidak ada tembok pembatas... Jadilah ruang terbuka. Dan teras belakang saya buat lebih luas dari teras depan, sehingga ruang-ruang itu mampu menampung tamu-tamu kami.  Alhamdulillah ini adalah ruang favorit para tamu, karena mereka bisa santai dengan nyaman di situ. Jadi tak heran kalau sudah begitu mereka betah berlama-lama di rumah......Alhamdulillah satu lagi impian kami Allah telah wujudkan...... Impian yang tadinya kami pikir sebatas angan-angan. Tapi bagi Allah "tidak ada yang tidak mungkin"

Setiap melihat gambar Kabah.... Kami selalu berkhayal....."Kapan ya kami juga bisa memenuhi panggilan Allah, berkunjung kesana". Lagi-lagi, Allah menjawab pertanyaan kami..... Alhamdulillah, Tahun 2009 , Allah izin kan kami berkunjung ke rumah-Nya. Tangis haru deras mengalir yang tak henti-henti begitu kami bisa melihat dari dekat Kabah yang selama ini kami lihat disebuah gambar atau di motif sajadah, dan saat itu kami bisa menyentuhnya dengan tangan kami sendiri...... Subhaanallah ...... Alhamdulillah...... Allaahu Akbar.... Tak henti-hentinya lidah ini mengucapkannya di sepanjang mengelilingi Kabah dengan diiringi tangis haru. Rasa syukur yang luar bisa di rasakan. Lagi-lagi impian yang rasanya sulit terwujud, jika Alllah yang berkehendak .....maka itu akan terwujud....Bagi Allah segalanya jadi mungkin. Allah Maha Kaya

Dan beberapa waktu belakangan ini saya memiliki impian lagi, yaitu ingin memiliki sebuah rumah untuk  melewati hari tua disebuah desa dengan rumah impian yang sederhana....khas dengan suasana desanya. Inilah rumah impian saya, saat saya menjalani sisa umur saya kelak.  Melihat  foto rumah ini saya merasakan rumah yang sangat adem.....tenang, jauh dari kebisingan Kota.

       
Ya Rabb, ijinkanlah hamba memohon sebuah rumah dariMu,yang tidak terlalu besar tapi halamannya bertaman dan berkolam yang asri, tempat kami tumbuh sebagai keluarga yang mencintaiMu dan yang bermanfaat bagi sesama.

Mohon mampukanlah hamba  untuk mulai membangun atau membelinya, ya Rabb  Yang Maha Kaya.

Saya ingin menghabiskan hari tua di sebuah desa, meskipun sudah pensiun, saya tetap ingin melakukan sesuatu yang dapat memberi manfaat untuk banyak orang. Jiwa pendidik yang mengalir ditubuh saya, tak dapat saya tinggalkan begitu saja.
Di hari tua, saya ingin tetap menjadi pendidik, saya ingin sekali memiliki "sekolah alam" untuk anak-anak desa yang tak mampu, walau mereka tak mampu tapi masih dapat mengecap Pendidikan yang jadi hak mereka. Dan saya ingin menjadi bagian dari mereka untuk meraih Pendidikan tersebut, sehingga pendidikan tak lagi jadi barang mahal bagi mereka di desa.
Memiliki sekolah alam ini,  saya inginnya tak menunggu saya pensiun, saya ingin jauh sebelum saya pensiun saya sudah dapat mewujudkannya....Semoga Allah memudahkan saya menggapai impian-impian saya tersebut.Aamiin.......















Jumat, 25 November 2011

Hari Guru


 
Bismillahirrohmanirrohiim.


Hari ini adalah  HARI GURU, kupersembahkan mawar putih ini, yang melambangkan KETULUSAN hati mu para  pejuang- pejuang pendidikan bangsa ini.


TERIMAKASIH Guruku tersayang .....Guruku tercinta .....
Tanpa mu ....apa jadinya aku ... tak bisa baca - tulis, mengerti banyak hal...

Namun sering ku buat dirimu marah ... 
Namun segala MAAF kau berikan....
Betapa mulianya dirimu guru - guruku tersayang... guru tercinta. Jasamu tak akan pernah ku lupakan, do'aku akan selalu mengiringi mu.

GURU, adalah pejuang tanpa tanda saja... ya sepertinya itulah adanya, tulus, tanpa pamrih. Idealisme ini semoga selalu melekat di hati para pejuang-pejuang pendidikan bangsa ini.

Rabu, 26 Oktober 2011

Semakin Sayang



BissmillahirRahmanirRahim

Ya Allah…. berilah aku kesempatan agar kelak bisa mendampingi suamiku hingga akhir hayat & sampai ke akhirat.
Berilah aku ksempatan utk bisa menjadi istri yg shalehah, yang taat kpd suami  & istri yg takkan pernah mengingkari kebaikannya walau sedikitpun
Berilah aku ksempatan untuk slalu memuliakan suamiku dalam keadaan apapun juga,karena aku tau besar'nya tanggung jawabnya terhadapku.

Itulah sepenggal do’a yang kupanjatkan pada Allah. Hari kehari rasa sayangku kepada suamiku semakin bertambah,  dan  rasa syukurku juga  semakin besar  pada Allah yang telah menghadirkan dia dalam kehidupanku.


Suamiku bukanlah orang yang romantis, tetapi tetap saja sering membuat aku melambung bila dia memujiku…. Duh jadi lebay nih sobat.
Kalau pria pada umumnya mengibaratkan wanitanya seperti bunga, atau sesuatu yang indentik dengan wanita.  tapi berbeda dengan suamiku…. Tau gak sobat… aku tidak di ibarat bunga mawar atau apalah… tapi di ibaratkan mobil…dan aku sudah membayangkan pasti sobat tersenyum geli nih mengetahui hal ini…. Ya itulah suamiku.

“Bun…. Tau gak kalo bunda itu seperti mobil”….ucap si ayah, aku bengong mendengarnya ucapan suamiku, … terbesit dalam hatiku  (duh siayah…. perumpaannya kok aneh banget sich)… tapi  kubiarkan dia meneruskan ucapannya.

Disaat ayah mengendarai mobil, walau ayah yang memegang stirnya, baik buruk pengemudi dalam menjalankan mobil itu ,  sangat bergantung sekali dengan bagian-bagian yang lainnya bun…,
Bunda…. Spionnya,  yang membantu ayah melihat arah mana yang akan ayah tuju,  jika  ayah tidak memperhatikan spion pastilah nabrak sana – sini, iya  toh bun….
Bunda …..koplingnya, yang mengimbangi ayah dalam melangkah supaya ayah gak kebablasan…..
Bunda …. gasnya, yang memberikan  dorongan / semangat dalam hidup ayah.
Bunda … Jok mobil yang empuk, yang selalu memberikan kenyaman dalam hidup ayah dari hari kehari, dimanapun dan dalam keadaan apun.
Sekarang ayah semakin percaya bahwa …. “Pria yang hebat, ada wanita yang jauh lebih hebat yang berada dibelakang pria tersebut”

Kira-kira  apa yang sobat rasakan dengan pengakuan tersebut..? Kalau diriku menjadi sangat tersanjung sekali, merasa bahagia yang luar biasa, karena itulah pengakuan yang jujur dan tulus dari lubuk hatinya yang dalam, karena ku tahu suamiku bukan tipe laki-laki yang mengobral rayuan seperti si raja gombal OVJ…. Hehehhhe….

Menurut pengakuan suamiku, bahwa dia banyak belajar dari diriku… (lah kok bisa ya …? ) Banyak kebiasaan - kebiasaanku dan prilaku yang menurutnya dapat  menjadi pembelajaran, katanya  dia bisa belajar bagaimana menjadi sabar, hidup penuh keteraturan, membuat orang lain menjadi sangat berarti. Alhamdulillah …..aku dapat memberi pengaruh positif kepada suamiku.

Sobat …. Aku dan suami  hanya berusaha menjadi pendamping hidupnya yang baik. Mencoba memahami sifat-sifat masing-masing, memahami apa-apa yang disukai  dan apa-apa yang tidak disukai diantara kami berdua , sehingga konflik bisa kita hindari.

Misalnya suamiku orangnya on time, maka aku jangan suka ngaret seperti kebanyakkan  orang . Jika telah berjanji sesuatu, tiba-tiba karena sesuatu hal  tidak bisa menepatinya, harus segera mengkonfirmasikan padanya.
Suamiku tidak suka cuci-cuci mata di mall, maka aku tidak akan pernah menuntutnya untuk menemaniku.  Syukurnya aku juga tidak begitu suka cuci-cuci mata di mall, klop  deh kami berdua.  

Suamiku sangat mengerti banget, bahwa  ibu rumah tangga yang juga berkerja diluar rumah punya beban pekerjaan yang lebih dan mempunyai waktu sangat terbatas. Alhamdulillah … suami banyak membantu pekerjaanku dirumah, karena kami tidak menggunakan jasa pembantu rumah tangga.
Yang sering mengharukanku, dimana  suami ku selalu saja menggunakan magic word (bunda …. Makasih ya … ) walaupun yang ku lakukan adalah hal-hal yang lumrah dan biasa-biasa saja.

Walau kami sudah berumah tangga 21 tahun, tapi kami selalu menciptakan suasana seperti orang yang baru saja berumah tangga,  tiap hari seperti orang sedang jatuh cinta aja….. hehehehe… lebih lebay lagi  ya sobat.

Dan magic word ku padanya….”Yah … bunda semakin sayang ayah” dan bila kami berjauhan magic word ku padanya  “Yah….. bunda kangen ayah”   meskipun ungkapan-ungkapannya  sederhana, atau tindakan – tindakan yang sederhana, tetapi menjadi amazing, sebab  yang melakukannya adalah orang tercinta, benar gak sobat ..??

Tips dariku nih buat sobat semua …. Ciptakan dihati kita masing – masing untuk selalu jatuh cinta setiap hari pada pasangan kita, sehingga selalu hangat dan selalu mesra. Dan jangan lupa bahwa…
“Pasangan hidup kita adalah memang yang terbaik…Tak perlu menghabiskan waktu dan energi utk selalu memikirkan kekurangannya yang ada, karena tidak akan pernah kita dapatkan pasangan yg SEMPURNA sesuai dgn keinginan kita…Bila ingin suatu cinta lebih indah, bahagia dan abadi…. berikan hatimu, utk mengisi yg kurang dan mengurangi yang berlebihan atas apa yg ada pada diri kita berdua……”



Jumat, 09 September 2011

21 years of marriage


Bismillahirrahmanirrahiim,
Assalamu'alaikum ...sobat semua ..^_^

9 September 1990....
Ya Allah..... terima kasih, yang telah Engkau berikan padaku....
seseorang yang membuatku merasa sempurna.....


seseorang yang menangis atas kesedihanku....
seseorang yang tersenyum atas kebahagiaanku....
seseorang yang setia mendampingiku....
seseorang yang sabar mendampingiku...
seseorang yang ikhlas atas kekuranganku.


Ya Allah.....izinkanlah ia menjadi pendamping hidupku di dunia dan di akhirat nanti.
Ya Allah.....Sempurnakanlah kebahagiaan kami dengan menjadikan perkawinan ini sebagai ibadah kepada-Mu dan bhakti kepada kepengikutan dan cinta kami kepada sunnah keluarga Rasul-Mu.


Ya Allah...Jadikanlah kami sebagai suami istri yang saling mencintai dikala dekat.  Saling menjaga kehormatan dikala jauh, Saling menghibur dikala duka
Saling mengingatkan dikala bahagia, saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan. Saling menyempurnakan dalam peribadatan.
 


Hari ini, 9 September 2011...
21 tahun Berjuang....saling menjaga hati....saling mendo'akan,saling memahami, menyelaraskan dua hati, saling menjaga amanah dengan rasa ikhlas tanpa suatu syarat..karena inti dari cinta dan kasih sayang.. adalah.. 'MEMBERI'. Terimakasih, Ya Allah.. Yang Maha Rahman dan Maha Rahim..telah Engkau berikan kami keluarga yang bahagia. Disetiap do'a kami selalu bermohon agar  diberi keluarga yang SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH.




Ya Allah, terimakasih atas kebahagian yang telah Engkau berikan. Kebahagian kami semakin bertambah atas kepercayaan Engkau berikan  padaku sebuah amanah ,  merawat dan menjaga  seorang anak laki-laki yang sudah lama sekali kami tunggu-tunggu kehadirannya. 

Ya Allah, tuntunlah kami selalu dalam menjaga, merawat, mendidik Yoga yang telah Engkau titipkan kepada kami. Jadikanlah Yoga....anak yang sholeh yang taat kepada-Mu, berbakti kepada kami.
  

Dalam perjananan perkawinan kami, Kebahagian itu semakin sempurna.... 
Ya Allah, terimakasih ..... telah kau ijin kami menjadi tamu-Mu di Baitullah. Perjalaanan spirutual yang  kami alami dan  tak akan pernah terlupakan kebahagianya, dan selalu saja berkeinginan ingin kembali menjadi tamu-Mu di Baitullah.  
Ya  Allah .... ijinkanlah kami datang  lagi bersama sibuah hati kami menjadi tamu - Mu di Baitullah. Aamiin 

21 tahun ... usia perkawinan kami, suka - duka kami jalani bersama, walau sudah 21 tahun usia perkawinan itu, bagiku tetap saja tak henti-henti untuk  belajar... belajar mempertahankan keharmonisan rumah tangga kami, belajar menjadi istri yang baik, belajar menjadi seorang ibu yang baik.

"Ya Allah....jadikanlah rumah tangga  kami  yang barakah.....pembuka pintu Rahmat bagi kami, keluarga kami dan ummat penyempurna keislaman kami, tungku tempat kami menempa sabar dan syukur,  sekolah tempat kami belajar menjadi dewasa, jalan kami menggapai cinta-Mu"


Selasa, 01 Februari 2011

Jaga Image

Jaga Image ( Ja Im ) pada setiap orang berbeda-beda. Kalau Ja Im yang positip, nggak masalah sih, tapi kalau sudah kearah yang menyebalkan, ini yang paling tidak aku suka.
Sering  kutemui  yang ada disekitarku mereka yang  selalu Ja Im itu, adalah orang - orang yang usianya lebih tua dariku, mereka  kebanyakan  sering banget bersikap Ja Im agak berlebihan juga sih, sehingga kesannya malah angkuh. Mereka yang usia lebih tua selalu Ja Im, karena merasa mereka lebih dari segala hal.

Jumat, 28 Januari 2011

Aku pengen buat Award.....!!!!

Award .... di dunia blog merupakan hal yang paling istimewa sekali. Baik yang memberi, apalagi yang menerimanya. Katanya sih itu adalah bentuk perhatian, kasih sayang , ungkapan rasa terimakasih pada  sesama blogger.  Bagiku yang pemula ini sangat baru banget tentang award .  Aku melihat koleksi award dari teman-teman blog terlihat keren sekali. Terbesitlah di pikiranku untuk membuatnya.