Rabu, 30 Oktober 2013

Saya sudah tidak merokok lagi


Bismillahirrohmanirrohiim.

Alhamdulillah, Saya sudah tidak merokok lagi.... ucapan itu simple banget khan sobat .... tapi dampaknya luar biasa sekali bagi orang yang disekitarnya, apalagi orang - orang tercinta seperti istri dan anak-anak. Rasa sangat bahagia, haru itulah yang dirasakan mereka dan mereka jadi semakin  bangga  pada suami / ayahnya yang telah berhasil menaklukkan  rokok karena mereka tahu bagaimana sulitnya berjuang untuk menghentikan kebiasaan merokok. 

Ini pula yang dirasakan keluarga teman kami. Ka personalia di Yayasan ditempat suami saya bekerja sudah 2 bulan ini berhenti merokok. Ini terjadi setelah suami menyarankan beliau untuk segera menghentikan kebiasaan merokoknya dan sebagai inspirasi untuknya agar berhenti merokok, suami juga  memberikan buku "Percepatan Rezeki" karya Ippho Santosa dan meminta beliau untuk  WAJIB BACA.

Teman tersebut mencoba berhenti merokok, dengan cara mengurangi jumlah rokok yang di konsumsi per harinya. Yang tadinya sebungkus perhari, ia coba hanya merokok 4 batang saja perhari. Hari berikutnya dia kurangi menjadi hanya 2 batang. Dan oleh beliau ditingkatkan dengan  mencoba  tidak merokok sama sekali dalam satu hari, dan berlangsung selama 3 hari, trus 1 minggu. Ternyata beliau berhasil. Berita gembira itu langsung disampaikan pada suami saya sebagai pimpinannya. Mendengar berita itu suami saya sangat  terharu dan bahagia sekali.

Suami saya langsung mengucapkan "SELAMAT, ya... bapak tahu nggak , kalau saya lebih bahagia dari yang bapak rasakan saat ini."
" Iya, pak Natta... ternyata Istri dan anak-anak saya  bahagia sekali melihat saya tidak lagi merokok", jawab teman tersebut. 
Jadi selama ini pengorbanan mereka luar biasa ya, pak..... demi saya......sementara saya tidak menghiraukan ketidak nyamanan mereka, ternyata selama ini saya terlalu egois,  hanya mementingkan diri sendiri dengan selalu merokok dirumah.

Suami saya punya angan-angan kantor itu akan menjadi  area bebas asap rokok, oleh karena itu perlahan-lahan suami memberi pandangan bahaya rokok terhadap diri sendiri dan orang - orang sekitarnya (perokok pasif) kepada teman - teman yang ada dilingkungan kantor tersebut. Dan para tamu yang berkunjung juga di minta untuk tidak merokok di area tersebut. Untuk memujudkan angan-angan tersebut, diharapkan para karyawan tidak ada lagi yang merokok. 

Mengapa suami saya gencar sekali mengajak orang-orang disekitarnya untuk tidak merokok.....? 
Suami saya sudah sangat menyadari sekali bahaya rokok. Beliau tak ingin menjadi perokok pasif dilingkungan kerjanya, itulah beliau membuat area kerja tidak ada asap rokok yang mencemari lingkungan kerjanya. 

Yuk kita lihat komponen yang terkandung dalam sebatang rokok..


Dari gambar diatas terlihat begitu banyak bahan kimia yang sangat berbahaya yang terdapat dalam sebatang rokok, dan secara keseluruhan ada 4000 bahan yang membahayakan terdapat dalam sebatang rokok. Masihkah sudi para perokok memasukkan bahan yang berbahaya kedalam tubuh...? 
Nggak takut terkena penyakit seperti ini nih ...


Alhamdulilah .... beberapa diantaranya sudah ada yang tidak lagi merokok, hanya yang di ruang percetakan yang masih ada menjadi perokok, walau tidak merokok di kantor..... Insya Allah akan menjadi orang yang berikutnya untuk berhenti merokok.



note : Ini sebenarnya tulisan yang ditulis tertanggal 24 Februari 2012, saya lupa mempostingkannya.... Baru menyadari bahwa ada 1 tulisan yang masih dalam bentuk draf.....^_^

38 komentar:

  1. wah, sukses buat Bapak yang menjadi motivator sejati bagi anak buah beliau Bund...

    seperti Bapak saya, yang sejak saya kecil memang sudah merokok, berkali-kali mencoba berhenti merokok, namun selama bertahun-tahun belum juga berhasil...tapi saya sangat bersyukur saat ini konsumsi rokok beliau tak lebih dari 1 batang per hari...alhamdulillah

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga beliau mendpt inspirasi utk berhenti metokok, mbak

      Hapus
    2. Wah ... saya paling susah berhenti mbak ... kadang suka bingung nyari ide nulis .. yagh .. terpaksa ngerokok lagi mbak ..
      Semoga saja ..

      Hapus
  2. jarang loh..ada orang yg mau berususah payah mengajak orang untuk tidak merokok,,, atau berhenti merokok, kebanyakan bersikap pasrah saat melihat orang merokok di sekitarnya...saya salut dengan usaha suami anda untuk membuat kantornya bebas asap rokok.....luarbiasa,
    btw-aku juga lagi buat GA, dicari 32 orang blogger yg suka nulis dan corat coret untuk jadi pemenang buat dapatkan gift unik dari Makassar, Tana Toraja dan Martapura Kalimantan Selatan.....salam :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk membuat perubahan kita mulai dari kita sendiri.... lingkungan disekitar kita.... kemudian merekalah yang akan menyebarkan virus2 kebaikan itu mas..... KETAULADANAN adalah KRITIKKAN yg terbaik dan itu tak akan melukai tapi akan menjadi inspirasi sekali bagi mereka yang melihatnya.

      Hapus
    2. Wehehehe ini pasti settingan fontnya LARGER alias besar besar, Hiehiehiehiee.
      Asyeeeeeeeeeeeek ada temen yang senang pake huruf Besoaarr

      Hapus
    3. maklum yang punya blog wes tue... jadi sdh nggak nyaman pake huruf kecil....hehehhehe

      Hapus
    4. Ah biasa aja heihehie. Yang penting semangadsssssssssssssss

      Hapus
    5. iya mas... makasih ya kunjungannya

      Hapus
  3. saya juga penggemar ippho santosa, hehehe 7 keajaiban rejeki.
    orang yang merokok itu orang egois payah...orang lain lagi butuh udara segar, eh dia malah menebar asap, lebih parah lagi kalau berkata, laki laki kok tidak merokok, payah banget deh..
    kalau orang ini ketemu bu sukma pasti deh akan tobat, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya buku Ippho S inspiratif sekali, penyajiannya sederhana... lugas.
      mereka yg merokok masih blm sadar kalo dia telah menzolimi diri sendiri dan orang2 disekitarnya

      Hapus
    2. Saya juga pernah ikut pencerahannya mas Ippho Santosa. TErutama pada materi "pasangan surga" yakni gabungan ridho orang tua kita, dan orang tua pasangan kita. Menarik sekali. dan benar benar memotivasi kita untuk menyayangi orang tua

      Hapus
    3. Ippo memotivasinya dgn cara sedehana .... tapi ngena banget ...

      Hapus
  4. Waduuuhh, aku paling sebel ma asap rokok mbak. Baunya itu loh menyiksa bgt. Mudah2an lebih byk lagi perokok yang menyadari bahaya rokok dan mau untuk berhenti merokok. Nice post mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga dunia ini bebas dari asap rokok....^_^

      Hapus
  5. 2 jempol deh sama artikel nya , setuju banget

    BalasHapus
  6. artikelnya bagus , ,
    tapi ampe sekarang saya masih ngerokok , , ,

    mampir diblog ane sob . . . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga setelah berkunjung dari sini langsung berhenti merokok

      Hapus
  7. Aku termasuk yang sesak nafas setiap mencium asap rokok mbak...
    Sayangnya kesadaran orang2 utk tidak merokok di tempat2 umum masih rendah sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama mbak, sebel banget ngeliat org yg sesukanya merokok di tempat umum

      Hapus
  8. Semoga bisa terus bertahan yah mbakk.,
    Kalo di pikir-pikir memamng rokok itu gak ada manfaatnya, tapi itu semua presentase besarnya karena pergaulan yang sudah tidak bener.,
    kunjungna pertama neh mba.,

    BalasHapus
    Balasan
    1. smg masyarakat kita semakin menyadari bahaya ROKOK

      Hapus
  9. Niat yg kuat dari hati, InsyaAllah akan memudahkan dalam menghentikan merokok y mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga... mereka semakin kuat niat utk berhenti merokoknya, mbak

      Hapus
  10. 4 thumbs up untuk suaminya. Hebat.

    Saya belum berhasil merayu suami untuk berhenti merokok. hehe

    Mbak, nanti coba aku buatin tutorial ya. *gaya*.

    Salam kenal, mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga sukses ya merayunya .... dan akhirnya rumah terbebas dgn asap rokok
      Horeeeee..... ada yg bantuin ....Makasih ya mbak bantuannya

      Hapus
  11. orang Indonesia sudah kebal dengan warning-warning bahaya merokok, tapi sangat bersyukur sekali bila seseorang berhasil lepas dari candu merokok :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. smg mereka segera menyadarinya utk menyayangi diri sendiri dgn tdk lagi memasok tubuhnya dgn 4000 racun yg bahaya

      Hapus
  12. iya memang di dalam rokok itu terkandung zat-zat kimia yang tidak baik, tapi masih banyak aja orang yang suka merokok. seolah-olah pabrik yang penghasilannya tertinggi itu ya pabrik rokok :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin belum sakit aja kali ya mereka, maka masih nyaman saja disaat dia memasok racun dlm tubuhnya

      Hapus
  13. kalo aku malah maniak banget ama rokok, sehari bisa dua bungkus. mau berhenti susah nya minta ampun. tapi mungkin resep dari suami mba ini bisa aku coba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah2an artikel saya ini menginspirasikan mas Adi utk segera berhenti merokok. sayang toh mas... jauh2 merantau jadi uang, kalo akhirnya di bakar juga ( utk rokok)

      Hapus
  14. Wah kalau saya masih merokok nih. mantab sekali motivasinya. semoga suatu saat saya sudah tidak merokok lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. smg setelah baca ini, segera menghentikan merokoknya

      Hapus
  15. wah mantap sekali seandainya bisa berhenti merokok, tapi ane pribadi agak sulit untuk berhenti malahan makin nambah jatah roko ane hehhehehh,,,
    artikel luar biasa miss semoga menjadi inspirasi bagi para perokok seperti ane

    BalasHapus
    Balasan
    1. smg terinspirasi ya utk berhenti merokok

      Hapus
  16. Saya sudah 20 tahun merokok, dari dulu punya niat untuk berhenti meroko. Pernah ngejalanin bebas rokok tapi bertahan cuma 1 bulan. Kemarin tanggal 11 Februari 2014 tiba2 aja punya niat berhenti merokok, saya langsung stop merokok tanggal itu juga. Puji Tuhan, sampai sekarang saya kuat untuk bertahan. Keuntungan yg saya rasakan, kondisi fisik meningkat, kembalinya indra penciuman saya seperti waktu saya masih kecil. Yang jadi pertimbangan saya untuk berhenti merokok adalah, para perokok pasif yg ada disekitar saya, apalagi orang2 yang saya cintai terpapar asap rokok dari saya.

    BalasHapus