Minggu, 24 November 2013

Guru ...adalah Motivator .... Inspirational

Bismillahirromanirrohim

Guru (dari Sanskerta: गुरू yang berarti guru, tetapi arti secara harfiah adalah "berat") adalah seorang pengajar suatu ilmu  Dalam bahasa Indonesia , guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik ( sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Guru )

Guru adalah sebagai seorang motivator dan memberi inspirasi bagi anak - anak didiknya, membangkitkan  semangat juang dalam persiapkan kehidupannya. Membangun pribadi yang memilki daya juang tinggi dan pantang menyerah dalam menggapai cita-citanya. Memberikan berbagai inspirasi kepada mereka menuju kehidupan yang sukses, bermanfaat bagi orang banyak. 

Setelah menjalani profesi sebagai Guru selama 24 tahun, saya menyadari sekali arti kata diatas. Memang tidaklah mudah dengan menjalani tugas ini, menjaga amanah orang tua dari siswa-siswa sangatlah tidak ringan.

Banyak hal yang harus kita pelajari dan kita mengerti agar tidak salah dalam menyampaikan informasi kepada peserta didik. Saya merasakan ini tanggung jawab dunia - akhirat. Karena jika saya salah memberikan informasi, maka salah yang akan dilakukan oleh siswa-siswa saya..... Ya Allah, ini jangan sampai terjadi pada saya.

Harus memiliki  banyak informasi, menyebabkan saya tak pernah berhenti untuk belajar. Saya mengharuskan diri saya untuk terus belajar, dengan siapapun bahkan tak jarang, saya banyak belajar dari siswa-siswa saya. Bagi saya belajar itu tidak ada batasannya baik waktunya, dengan cara bagaimana atau dengan siapa. Saya tidak pernah merasa cukup dalam hal ini, ibarat gelas, saya masih saja merasa belum penuh.

Selain memiliki ilmu pengetahuan, yang tak kalah pentingnya adalah "kekayaan dalam kepribadian". Perilaku guru adalah cermin bagi anak didiknya. Saya tak akan pernah mengajarkan sesuatu  pada anak didik saya,  jika saya belum melakukannya pada diri saya sendiri. Saya menyadari bahwa saya tidaklah sempurna, maka saya terus belajar menata diri sendiri, dan apa yang telah saya lakukan barulah saya bagikan kepada anak didik saya.

Bagi saya, selain menyampaikan informasi ilmu pengetahuan, guru sangat berperan dalam mengarahkan anak didiknya menjadi manusia yang taat pada Sang Maha Pencipta, sopan, tunduk pada hukum dan adat istiadat. 
Maka setiap saya menyampaikan informasi ilmu pengetahuan selalu saja hubungkan kepada kekuasaan Tuhan. Misalnya, disaat saya mengajarkan tentang saraf dan kekebalan tubuh, saya refleksikan pada manfaat wudhu, dan gerakan shalat. Air wudhu yang membasahi kulit manusia akan mengaktifkan limfosit di bawah kulit, maka meningkatkanlah kekebalan tubuh orang berwudhu tersebut, dan setiap gerakan mengusap disaat berwudhu merangsang implus saraf ke saraf pusat, manfaatnya sistem saraf akan bekerja semakin baik. Maka saya sisipkan kepada siswa-siswa saya cara wudhu dan gerakan shalat yang benar yang akan memberi manfaat pada kesehatan tubuh.

Begitu juga disaat saya menerangkan anatomi tubuh baik pada manusia, hewan dan tumbuhan, saya mengajak siswa-siswa saya untuk merenungkan begitu sempurnanya ciptaan Tuhan, semua ciptaanya begitu detail baik dari segi bentuk maupun fungsinya. Dan semua informasi pengetahuan yang saya sampaikan selalu dimuarakan kepada Keagungan Tuhan, dengan harapan agar siswa-siswa saya menjadi lebih taat beribadahnya.

Menghadapi anak didik yang berbeda karakter, mengharuskan saya untuk bersikap lapang dada, dan  mampu mentoleran setiap tingkah laku mereka...... itu tidak mudah. Walaupun kadang tingkah laku mereka tidak dapat saya terima,  saya mencoba untuk  tetap santun dalam amarah saya, tidak ada umpatan atau makian. Saya tidak ingin mem-bully siswa - siswa saya. Bagi saya,siswa-siswa saya adalah pelengkap kebahagian saya. Dan saya tidak mau merusak kebahagian itu dengan bersikap kasar pada mereka. 


Menjalani hari-hari sebagai guru, bagi saya adalah media untuk belajar arti ihklas. Setiap memberikan ilmu pengetahuan, guru tidak pernah berharap balasan dari siswa-siswa, hanya berharap Ridho-Nya. Guru tak pernah iri bila melihat atau mengetahui siswa-siswanya menjadi lebih sukses darinya.

Saya sangat berterimakasih kepada ibu saya yang telah menginspirasikan saya dalam menjalani tugas sebagai guru. Karena Ibu saya, adalah guru yang selalu di kenang murid-muridnya, ini terbukti setiap saya bertemu dengan murid-murid Ibu dulu, mereka menceritakan tentang Ibu saya dengan penuh kebanggaan dan mereka selalu merindukan Ibu saya. Semoga saya bisa seperti itu.... ikut memberikan warna indah dalam perjalanan hidup siswa-siswa saya, semoga menjadi motivator dan inspirational bagi mereka, memberikan yang terbaik untuk mereka.

Rasa terimakasih  yang tak habis-habisnya saya rasakan kepada guru-guru saya dahulu, baik di disaat SD hingga di Perguruan Tinggi, berkat kebaikan dan jasa merekalah sehingga saya juga dapat ikut memberikan warna dalam perjalanan anak Bangsa ini.

Terimakasih Guru-guruku .... Kau adalah Pahlawan dalam hidupku. Jasa-jasa mu tak akan pernah ku lupakan. Kau motivator ....inspirational bagiku.  Semoga Allah memberikan pahala yang berlipat untukmu, guruku.






6 komentar:

  1. ternyata guru adalah motivation inspiration ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups ....bli
      Bli Nakusan ... makasih ya

      Hapus
  2. mulianya seorang guru ya Bund...makanya ada pepatah, sehebat apapun seseorang, pastilah berawal dari jasa seorang guru. Selamat Hari Guru....!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ... tanpa mereka kita tdk tahu2..... mereka yang membantu kita menjadi spt sekarang
      mbak ....makasih ya

      Hapus
  3. Balasan
    1. Dengan senang hati silahkan share smg bermanfaat utk org lain

      Hapus